Supardi Nasir

Shopee Liga 1 2020 dalam status force majeure. Bek Persib Bandung, Supardi Nasir, mengakui bahwa dirinya dalam kondisi sulit karena situasi tersebut.

Penghentian kompetisi sepakbola bukanlah sesuatu yang baru saja terjadi di Indonesia. Tercatat, sejak 1998, setidaknya dunia lapangan hijau dibuat sunyi tiga kali tahun ini. Dan yang terbaru terjadi yautu penghentian Shopee Liga 1.

Force majeure pertama terjadi pada tahun 1998. Kondisi sosial, ekonomi dan keamanan memaksa Liga Indonesia dihentikan.

17 tahun kemudian, pada 2015, kompetisi sepakbola yang disebut QNB League dihentikan setelah Kemenpora menangguhkan PSSI.

Saat itu PSSI, yang dipimpin oleh La Nyalla Mataliti. Tidak melaksanakan rekomendasi dari BOPI, hingga akhirnya diakhiri dengan sanksi dari FIFA. Acara sepak bola paling bergengsi di negara itu dihentikan, ketika hanya menginjak dua pertandingan perdana.

Shopee Liga 1 Force Majeure, Situasi Tersulit Bagi Supardi Nasir

Akhirnya, kompetisi Shopee Liga 1 berhenti lagi musim ini. Kali ini penyebabnya adalah virus korona atau COVID-19 saat memasuki minggu keempat.

Merasakan dua kali penghentian liga, kapten Persib Bandung Supardi Nasir mengakui bahwa sekarang adalah waktu yang sulit bagi para pemain sepak bola.

“Tentu saja sulit bagi kami sebagai pemain, tetapi kami harus mematuhi pemerintah ketika PSSI mengeluarkan keputusan untuk menangguhkan kompetisi ini,” kata Supardi Nasir kepada wartawan.

“Karena yang pasti pertimbangannya adalah untuk manfaat atau baik bagi banyak orang, kebaikan semua juga karena kehadiran virus ini,” kata pemain asal Riau itu.

Dia berusaha berpikir positif di balik wabah ini, sehingga motivasinya selalu terjaga. “Ada kebijaksanaan, insya Allah, dan saya selalu berdoa untuk kita semua, semoga epidemi ini akan segera diangkat oleh Tuhan, singkirkan dan hidup akan kembali normal dan tentu saja liga kita akan segera kembali, itulah harapan saya ke depan, “Kata Supardi Nasir.

Saat ini, Supardi terus melaksanakan program pelatihan yang disediakan oleh tim pelatihan. Hasil latihan akan dipantau secara online. Dia juga berharap wabah ini dapat diatasi dengan segera dan kompetisi dapat dilanjutkan.

“Mempertahankan suasana hati ya saya tidak memaksakan terlalu banyak” sempurna “pelatihan tetapi saya melakukannya dengan santai dan santai, tetap serius. Saya tidak bisa memaksakan dalam situasi seperti ini, kompetisi tidak tahu kapan, tetapi saya mengikuti apa yang ada diarahkan dari tim pelatih untuk melakukan dan menjaga kebugaran, “katanya. Prediksibolaliga.